Deputi Pemberantasan Badan Narkotika (BNN), Irjan Arman Depari menyikapi sejumlah fenomena aparat penegak hukum bahkan Aparat Sipil Negera (ASN) yang terlibat dengan jaringan peredaran narkotika.

Ia menegaskan, tak main-main dalam memberantas narkotika.

Bahkan, dalam kondisi tertentu, ia tak segan memerintahkan anak buahnya untuk menembak mati jaringan narkoba meski dia dari aparat, baik anggota kepolisian maupun TNI.

Arman menambahkan, Indonesia masih menjadi pasar seksi peredaran narkotika.

Hal tersebut disebabkan karena permintaan narkoba masih cukup tinggi.

“Dan karena itulah, banyak oknum yang gelap mata sehingga ikut dalam peredaran narkotika,” ujarnya.

Karena itu, sambung Arman, pihaknya terus bergerak untuk melakukan pencegahan dengan melibatkan semua unsur.

Salah satunya adalah pembentukan Fokan di Jawa Timur yang diharap bisa menekan peredaran narkotika.

“Apalagi di Jawa Timur sendiri peredaran narkotika sudah memasuki peringkat kelima se-Indonesia, jadi harus dicegah,” ungkapnya.

istri Bupati Bangkalan, Zainab Zuraidah sebagai Ketua Fokan Jatim
istri Bupati Bangkalan, Zainab Zuraidah sebagai Ketua Fokan Jatim (Ist)

Dengan mengangkat istri Bupati Bangkalan, Zainab Zuraidah sebagai Ketua Fokan Jatim, diharapkan pencegahan narkotika di wilayahnya semakin terjaga.

ia akan bergerak untuk mencari para pemakai yang perlu dilakukan rehabilitasi.

“Bila ada korban narkoba, laporkan, kita akan rujuk, sembuhkan dari ancaman barang haram itu,” ujarnya.

Ditambahkan Zainab, dengan hadirnya organisasi ini, nantinya wanita yang aktif di tim PKK ini akan masuk ke seluruh Jatim untuk pergerakan fokan dalam penanganan narkoba.

“Kami siap mendukung untuk memberantas narkoba dan menjadikan Jawa Timur bersinar (bersih dari narkoba), serta tindak tegas pelaku peredaran narkoba,” tegasnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *