Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek pabrik sabu rumahan di Villa Teluk Permata, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa, 10 Maret 2020. BNN menangkap dua pelaku saat penggerebakan.

Deputi Pemberantasan dan Penindakan BNN, Irjen Arman Depari mengatakan dua pelaku kakak beradik, berinisial J dan F.”Mereka tak berkutik saat kami menggrebeknya,” ujar Arman di lokasi, Selasa, 10 Maret 2020.

Berdasarkan pantauan, rumah berlantai dua tak tampak berbeda dengan rumah lainnya. Ruang tamu digunakan sebagai tempat pengering kain yang berfungsi menyaring narkotika jenis sabu tersebut. Pelaku menggunakan gantungan jemuran untuk mengeringkan sabu.

BNN Gerebek Pabrik Sabu di Penjaringan
Deputi Pemberantasan dan Penindakan BNN, Irjen Arman Depari mengecek barang bukti sabu di Penjaringan, Jakarta Utara.

 Saat penggerebekan, sejumlah barang bukti berupa alat peracik sabu juga ditemukan. Di antaranya tabung dan zat kimia prekusor serta aseton. Tak hanya itu, barang bukti lain seperti fosfor merah, epedrin, soda api, toluen, metanol, dan bahan kimia lain yang berbahaya, serta alat-alat untuk membuat sabu turut disita petugas.

“Di sini juga dijadikan lokasi pengeringan sabu,” kata Arman.

Setelah penggrebekan dilakukan, BNN membawa semua alat bukti untuk dilakukan pemeriksaan di laboratorium BNN.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *