Rentetan acara pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2, Dewan Pimpinan Kota (DPK) Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) Kota Tangerang, berlangsung meriah di kawasan Aeropolis, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.

Acara yang digelar selama dua hari itu menyuguhkan berbagai lomba kepada para milenial di Kota Tangerang. Kegiatan juga diisi dengan santunan kepada puluhan yatim piatu. Dari sekian banyak acara, lomba Duta Anti Narkotika (DAN) memberi warna baru dalam kemeriahan HUT ke-2 DPK GMDM Kota Tangerang pada 2019.

Adapun syarat mutlak untuk menjadi calon Duta Anti Narkotika itu adalah warga Kota Tangerang. Pesertanya pun harus dari kalangan pelajar dan mahasiswa. “Intinya calon Duta Anti Narkotika ini warga Kota Tangerang, tentunya juga dari kaum milenial,” kata Feri Irawan, Ketua DPK GMDM Kota Tangerang, Minggu (15/12/2019).

Setelah terpilih, para Duta Anti Narkotika ini berperan untuk mensosialisasikan tentang bahayanya narkoba, serta menyampaikan dampak dan meruginya jika seseorang menggunakan narkoba, terlebih kalangan pemuda.

“Iya, Duta Anti Narkotika ini nantinya kami libatkan dalam setiap kegiatan. Karena berperan penting untuk menyelamatkan generasi muda di Kota Tangerang,” ucap pria yang akrab disapa Kang Fey. “Karena sasaran utama kami itu kan menyelamatkan kaum milenial, para generasi bangsa yang harus kita jaga. Makanya Duta Anti Narkotika ini juga harus memahami semua tentang narkoba,” ujarnya menambahkan.

Sebelumnya, Kepala BNN Kota Tangerang AKBP Ade Adrian juga mengatakan, bahwasanya sasaran utama BNN adalah mencegah peredaran narkotika di kalangan pemuda dan para pelajar. Sebab menurut Ade, peredaran narkotika yang kian marak di Kota Tangerang ini sebagian besar menargetkan kaum milenial.

“Kota Tangerang marak peredaran narkotika karena letaknya yang strategis. Penyangga ibukota, sangat dekat dengan bandara. Peredarannya juga banyak di kalangan pemuda, yang notabenenya mencari jati diri, rasa ingin coba-coba masih kuat,” jelas Ade, saat diwawancara Beritatangerang.id, usai kegiatan.

Maka itu, lanjut Ade, kehadiran Duta Anti Narkotika ini akan sangat membantu peran BNN dalam upaya pencegahan dengan  mengkampanyekan tentang bahaya narkoba. Para Duta Anti Narkotika ini juga menjadi tombak dalam memerangi peredaran narkotika, terutama di kalangan milenial.

“Mereka (DAN,-red) pasti akan sangat membantu. Mereka bisa lebih mudah untuk melakukan pencegahan di kalangan milenial. Kami juga akan merangkulnya dalam upaya pencegahan ini. Nanti kami akan lakukan bimbingan juga kepada mereka,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, GMDM merupakan salah satu wadah bagi para penggiat anti narkotika yang dinaungi oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Di Kota Tangerang GMDM kini telah memasuki usianya yang ke-2. Sejumlah program yang dilakukan GMDM pun tengah dijalankan hingga pada penghujung tahun ini.

GMDM berkomitmen untuk mewujudkan dan menyelamatkan generasi bangsa dari penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan milenial. Program rutin yang dijalankan GMDM Kota Tangerang berupa sosialisasi dengan memberi edukasi tentang narkotika dan bahayanya, ke sekolah-sekolah bahkan juga ke lapas-lapas di lingkupnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *