Demi menekan dan mencegah angka pengguna narkoba. Ormas yang mengatasnamakan Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM), melakukan Audensi bersama Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Drs. Bambang Priyambodo beserta staff dan jajarannya. Kamis (20/6/2019).

Audensi yang disambut dan diterima dengan baik itu, dilakukan di kantor Badan Narkotoka Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur Jl. Sukomanunggal No. 55 – 56, Sukomanunggal, Kecamatan/Kota Surabaya.

Selain dihadiri langsung oleh kepala BNNP Jatim dalam audensi yang penuh kekeluargaan itu. Hadir juga Sekjend GMDM DPD Jatim, Drs. Siswanto, ketua GMDM Gresik Hariyono, ketua GMDM Surabaya Yayuk Sri Wahyuningsih, ketua GMDM Sidoarjo Suwandi dan ketua Kabupaten atau Kota seluruh Pengurus BAKORNAS GMDM IPWL (Institusi Penerima Wajib Lapor) Se-jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Drs. Bambang Priyambodo merespon positif serta mengapresiasi keberadaan Bakornas IPWL Garda Mencegah Dan Mengobati (GMDM) DPD Jawa Timur.

Pihaknya berharap saling bersinergi dengan BNNP Jawa Timur serta seluruh BNNK Se-Jawa Timur untuk bermitra dengan GMDM.

Program harus terscedule kalau bisa selama 1 tahun bisa disampaikan ke BNNP Jatim dan duduk bersama saling bersinergi dalam pembahasan program tersebut. Ini yang sevisi dan semisi.

“Akan kami sampaikan kepada seluruh BNNK Kabupaten dan Kota hasil dari pertemuan audensi ini,” ujarnya yang didampingi Ibu Ria dan dr. Astrid.

IMG-20190620-WA0043

Sementara ketua Bakornas GMDM Gresik Hariyono mengatakan, pihaknya siap untuk melanjutkan untuk bersinergi bersama ke BNNK Kabupaten Gresik.

“Sesuai Visi dan Misi kita, sebagai pengurus dewan pimpinan kabupaten Gresik. BAKORNAS GMDM demi kedepanya, Gresik kota Santri, dan Gresik Bersinar (Bersih narkoba) kami siap berkoordinasi dengan BNN. “prestasi yes narkoba No” “Say No To Drugs”, katanya.

Selain itu kata Hariyono, P4GN di Kabupaten Gresik Nomor 3 di Jawa Timur. Kita terus menekan Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) untuk segera memerhatikan aturan Permendagri No 12 tahun 2019. “Aturan itu sudah jelas, mengacu pada UU Nomor 35 tahun 2009,” pungkas Hariyono.

Acara yang masih suasana lebaran itu, ditutup dengan pemberian dan enyerahan Cindera mata, oleh Sekjend jatim, Drs. Siswanto Ke Kepala BNNP jatim. Acarapun ditutup dengan foto bersama.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *