Pembagian sembako maut di Monumen Nasional (Monas) menyita perhatian sejumlah elemen masyarakat. Tak terkecuali, Gerakan Mencegah Dan Mengobati (GMDM) dan Pemuda Indonesia Bersinar (PIONER).

Ketua Umum GMDM, Jefri Tambayong mengatakan, pihaknya tidak terlibat dalam pembagian sembako di Monas yang menimbulkan korban jiwa. Karena, kata dia, kehadirannya di Monas hanya untuk mendeklarasikan anti narkoba.

“Pada saat itu, saya hanya mengisi rangkaian acara dari sesi ‘Deklarasi Anti Narkoba Bersama’,” kata Jefri dalam keterangan yang diterima wartawan, Jumat (4/5/2018).

Jefri juga mengatakan, pihaknya bukanlah panitia yang terlibat dalam pembagian sembako maut yang dilakukan di Monas pada Sabtu 28 April 2018. Kata dia, pihaknya hadir hanya sebatas undangan untuk mengisi acara dalam genderang perang melawan narkoba. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus keprihatinan karena bangsa Indonesia sudah gawat darurat narkoba.

“Karena saya prihatin terhadap generasi penerus anak bangsa yang terkena narkoba. Dan kami lakukan semata-mata karena lahir dari kepedulian dan keprihatinan atas maraknya penyalahgunaan narkoba dan rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di Tanah Air Indonesia ini,” paparnya.

Andilnya pada acara tersebut, kata dia, pihaknya tengah melakukan giat deklarasi anti narkoba. Selain itu juga mendapat penganugerahan MURI dalam kategori komunitas terbanyak, yang pelaksanaan deklarasinya dilaksanakan di Monas, dan bertepatan diselenggarakan oleh Forum Untukmu Indonesia bertajuk Untukmu Indonesia dan Pesta Rakyat di Monas pekan lalu.

“Dan pada saat itu kami hanya diberikan slot waktu kurang lebih 15 menit di panggung bersama perwakilan-perwakilan organisasi,” terang Jefri.

Maka itu, kata dia, pihaknya sangat prihatin atas tewasnya dua bocah dalam acara pembagian sembako ‘Untukmu Indonesia’ di Monas. Dia juga mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Mahesa Junaedi (12) dan Muhamad Rizki Syaputra (10).Dia menegaskan, GMDM merupakan lembaga non pemerintah yang independen. Tidak berpolitik dan bukan underbow parpol tertentu maupun dinaungi atau dibawahi oleh organisai manapun.

“Pelaksanaan kegiatannya, Bakornas GMDM bekerja sama dengan Institusi Pemerintah maupun swasta seperti BNN, Kementerian Sosial dan institusi lainnya, sebagaimana visi misi Bakornas GMDM, yaitu untuk membantu Pemerintah dalam hal penanganan dan pencegahan narkoba,” katanya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *