Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Irjen Pol Arman Depari menyampaikan, Indonesia masuk kategori negara darurat Narkoba.

Hal itu disampiakannya usai melantik pengurus Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) Kepri, Minggu (11/11/2018) lalu.

“Mengapa dikatakan darurat. Sebab, keadaan ini, pentingnya keikutan serta masyarakat dalam membantu intansi terkait dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Dikatakannya, korban penyalahgunaan Narkoba di Indonesia tidak terbatas usai. Baik dari yang muda hingga orang tua menjadi korban.

“Tapi dari survei tersebut. Paling banyak adalah usia remaja. Hal ini yang menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Untuk itu ia berharap seluruh lapisan masyarakat agar bersama-sama ikut serta menyuarakan, dan mengawasi, serta melaporkan bilamana menemukan orang korban narkoba atau aktivitas penyalahgunaan narkotika.

“Laporkan segera, mulai dari diri kita, untuk tanamkan, bahwa kita ikut serta memberantas peredaran narkoba. awasi, dan laporkan bila ada dilingkungan tempat tinggak kita menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” imbaunya.

Selai itu, pada usia remaja , lebih baik melakukan aktivitas yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan. Jangan sampai malah membuat kelompok-kelompok yang melakukan aktivitas negatif.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *