Penyuluhan narkotika di aula Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. hari Jumat (02/08/2018). Di hadiri berbagai elemen, Camat Asan Basri,Babinsa,Bimaspol dari Polsek Cikarang barat,lembaga GMDM,Ibu PKK. Serta Kepala Desa Nurdin abarok.

Dari penyampaian kepala puskesmas Desa Wanasari ibu Cristina menjelaskan dalam sosialisasi bahwasanya narkotik dan narkoba sangatlah merusak bagi organ tubuh terutama kepada otak dan jaringan syaraf ginjal,sebagai orang tua harus tau pada anak kita dan perhatikan jika anak kita terkena narkoba akan lemas dan tidak semagat dalam hal apapun. Dan ciri-ciri seseorang yang menggunakan narkoba itu selalu halusinasi, pola tidur yang teratur malam di buat pagi sebaliknya pagi di buat malam, berat badan menurun, dan terkadang tangan begerak-gerak bagaikan seperti orang yang mau menari.
Sasaran penyumplai narkoba itu kebanyakan para remaja dalam lingkungam hidupnya yang broken home, dimana akan di nilai untuk mudah dalam penghasutan penggunaan narkoba. Tuturnya.

Dan dari narkoba dan narkotika itu bisa saja dari jarum suntik dan jarum tatto akan terkena HIV, jika terkena itu sangat susah obat nya. Jadi orang tua sangat di butuhkan dalam peran ini kepada anak-anaknya. Biasanya kecanduan ini di awali dari dosis 20 CC dan terus naik 40 CC dan makin tinggi, ” Ucapanya.
IMG-20190802-WA0099
Bilal ketua GMDM se-jawa barat, menerangkan Narkotika itu sangat bahaya bagi anak anak kita, jika terkena narkoba akan susah untuk menyembuhkannya dan sejauh ini hanya rehabilasi untuk mengurangi nya.

Pada tahun ini sudah ada UU bagi orang tua yang mengetahui anaknya terkena narkoba tidak melapor maka akan kena pidana selama enam bulan. Maka peran masyarakat dan orang tua sangat di butuhkan jika ada yang memakai narkoba melapor ke BNN atau ke pihak yang berwajib.

Adapun dari narkoba tersebut akan membawa kepada kejahatan dan seksual, jadi kita bersama-sama untuk memberantas Narkoba, ” ucapnya.

Dalam paparannya Bilal mengatakan, masalah penyalahgunaan bahaya narkoba dewasa ini sudah sangat memprihatinkan. Hal itu bisa dilhat dari mulai pecandu, pengguna bahkan korban penyalahgunaan narkoba telah masuk ke semua lapisan masyarakat khususnya di lingkungan pelajar.
IMG-20190802-WA0096
Kata Bilal, usia remaja, tergolong dalam usia rentan terhadap penyalahgunaan narkoba, karena di usia ini sedang tumbuh kembang dan proses pencarian jati diri. Usia remaja sangat labil dan mudah sekali dipengaruhi oleh pengaruh yang tidak baik yang datangnya dari masyarakat atau dari lingkungan sekitar

Menurut Bilal, dalam upaya sosialisasi ini agar berjalan dengan optimal, pihaknya juga mengajak kepada pihak terkait di lingkungan pendidikan dari mulai dinas pendidikan, kepala sekolah, guru pengajar dan peserta siswa didiknya untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya narkoba baik yang belum menjadi korban ataupun yang sudah menjadi korban.tuturnya.

“Mereka yang telah menjadi korban terhadap penyalahgunaan narkoba bukanlah merupakan aib tetapi mereka harus kita bantu untuk dipulihkan lewat upaya rehabilitasi. Dan hal ini dapat dicapai tentunya dengan kerjasama antar stakeholder terkait” jelasnya.

“Sebagai awal, para pelajar harus mengetahui istilah atau bahasa-bahasa jenis narkoba, cimeng atau gele untuk ganja, putaw (heroin), inex (ekstasi). Bija juga istilah transaksi misal segaris, selinting, se’empel. Diharapkan dengan para pelajar mengenal istilah tersebut, mereka tidak terjebak atau minimal mereka bisa menghindari,” tambah Bilal
Selesai pemaparan sosialisasi bahayanya narkoba di kalangan remaja serta pelajar dari dua narasumber di bukanya sesi pertanyaan. Hasil peserta yang hadir dalam acara ini luar biasa sehingga banyaknya pertanyaan dan ingin lebih memahami bahayanya narkoba dan bagaimana pencegahaannya di kalangan masyarakat. Penyampaian yang sama dari Kepala Desa Wanajaya dan Bimaspol bahkan camat Cibitung,terkait narkoba dan narkotika.

A cara di tutup dengan doa serta lemberian piagam kepada Camat Cibitung Bpk Hasan Basri serta Kepala Desa Bpk Nurdin Barok dari Ketua GMDM Bpk Bilal.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *