Ketua GMDM Jabar Kunjungi Rutela

Ketua GMDM Jabar Kunjungi Rutela

Ketua GMDM Jabar Kunjungi Rutela

 GMDM sebagai salah satu Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL-GMDM) yang dibentuk oleh Kementerian Kesehatan berdasarkan surat keputusan No. 18 tahun 2012 untuk merangkul pecandu narkoba agar melakukan rehabilitasi secara berkala.

GMDM berfungsi untuk melakukanPencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sebagai upaya sistematis berdasarkan data penyalahgunaan narkoba yang tepat dan akurat, perencanaan yang efektif dan efisien dalam rangka mencegah, melindungi dan menyelamatkan warga negara dari ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua GMDM Jawa Barat RMM Cokro Kusumo saat berkunjung ke Rumah Tenjo Laut (Rutela) yang didampingi Ketua GMDM Kab Kuningan Dra Neni Nurmala.

“Kuningan itu sangat cocok untuk rehabilitasi penyalahguna narkoba…karena kalau berbicara penyalahgunaan narkoba, sebenarnya faktor psikologis dan iklim, cuaca, dan geografi Kuningan mendukung mempercepat pemulihan” ujar laki-laki yang akrab dipanggil bang Billal ini.

Menurut Bang Billal prevalensi penyalahgunaan narkoba itu diambil dari sampling per 10 kabupaten/kota terdampak itu sekitar 50-70 orang meninggal akibat kasus narkoba, dan di lapangan bisa 10 x lipatnya.

“Penyebabnya SDM, minimnya informasi, minimnya pengetahuan tentang dampak, efek dan yang lebih penting adalah penerapan ketentuan sanksi pidananya” lanjut Billal

Ketua GMDM Jabar ini menyoroti kurangnya efek jera khususnya buat orang tua/wali karena dalam UU Narkotika no 35 tahun  2009 pasal 128 ayat 1 menjelaskan bahwa Ortu/wali yang mengetahui anaknya pecandu narkoba dan tidak melaporkan kepada aparat yang berwenang akan terkena sanksi pidana dengan hukuman kurungan 6 bulan dan denda 1 juta.

“Sebenarnya kita bisa memakai aturan ini untuk menjerat ortu”

Billal berharap media ikut membantu sosialisasi tentang fungsi dan peran IPWL selain memberikan pengobatan atau rehabilitasi, para pecandu yang melapor juga dapat terhindar dari jeratan hukum

Leave a Comment

Your email address will not be published.