Polisi Bongkar Gudang Narkoba di SD Jambi, 29 Kg Ganja Disita

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi membongkar lokasi penyimpanan narkoba di gudang Sekolah Dasar (SD) 130 di kawasan Kebun Daging, Jambi. Sebanyak 29 kilogram (kg) narkoba jenis ganja disita.  Dua orang tersangka ikut dibekuk petugas. Mereka yakni, Joni Hendra (37), warga Jalan Kebun Daging, Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi dan Joni Tanjung (60), warga Jalan KH Abdul Jalil NST, Kelurahan Wek I, Kecamatan Padang Sidampuan, Sumatra Utara.Kapolda Jambi Irjen Muchlis AS mengatakan, penangkapan terhadap kurir 29 kg ganja ini dilakukan di kawasan Batang Asam, Kabupaten Tanjungjabung Barat.

“Keduanya adalah kurir narkoba. Hanya saja, salah seorang kurir, yakni JH yang merupakan salah satu penjaga sekolah di Kota Jambi,” ujarnya, Senin (20/1/2020). Menurut Kapolda, barang haram tersebut berasal dari Medan dengan tujuan Jambi, modusnya menggunakan mobil Avanza dan barang narkotika dimasukkan dalam karung. “Salah satu pelaku, JT juga baru keluar dari penjara dari LP padang Pariaman, Sumatera Barat dengan kasus yang sama (ganja),” ujar Muchlis didampingi Wakapolda Jambi Brigjen Dul Alim.

pengedar

Dari pengakuan tersangka, katanya, mereka ternyata bukan pertama kali menjadi kurir narkoba. “Mereka mengaku telah dua kali menjadi kurir narkoba jenis ganja untuk diedarkan di Jambi. Yang pertama lolos dan dibayar Rp4,5 juta, dan yang ini masih dipanjar sekitar Rp2 juta,” tuturnya. Sementara itu, Dirresnarkoba Polda Jambi Kombes Eka Wahyudianta menuturkan, pelaku JT mengaku dikendalikan AD yang berada di Jambi. “Saat melakukan aksinya, JT berkomunikasi dengan JH. Sedangkan JH mengaku dikendalikan oleh B. Sementara B diduga eks napi Jambi, saat ini masih kita dalami kasusnya,” ujarnya.

Gudang yang berada di SD 130 Kelurahan Kebun Daging sengaja dijadikan tempat penyimpanan narkoba oleh JH. Bahkan, JK sudah dua kali menyimpan barang haram tersebut di gudang sekolah. “Begitu kita lakukan control delivery, pertama kali ditangkap di KM 181 Tanjungjabung Barat, kemudian dilakukan control delivery TKP kedua didapatkan masih ada 1 karung yang 15 kg, tapi sudah terjual,” katanya. Menurutnya, yang bersangkutan merupakan penjaga sekolah. Namun, belum ada yang memonitor kelakuan JH di sekolah. “Mungkin ini bisa dikira buku apa lainnya, sehingga pihak sekolah belum ada yang curiga,” ujar Eka. Akibat perbuatannya, kedua tersangka ditahan di sel tahanan Polda Jambi. Mereka diganjar Pasal 111, 114, 132 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. “Mereka terancam penjara 5 sampai 10 tahun,” ujar Eka.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *