Sosialisasi Bahaya Narkoba Pada Tasyakuran PSHT Cabang Sidoarjo

20191117_0747111

Sosialisasi Bahaya Narkoba Pada Tasyakuran PSHT Cabang Sidoarjo

 Tasyakuran warga baru 2019 dan temu kadhang Korlap Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sidoarjo berlangsung semarak, dengan adanya sosialisasi bahaya narkoba yang Gerakan Mencegah dan Mengobati (GMDM)  yang digelar di GOR Lanudal Juanda, Sidoarjo, Minggu (17/11/2019). Ketua II  Cabana PSHT Sidoarjo,  Suwandi menyatakan, peranan GMDM (Gerakan Mencegah dan Mengobati) sebagai narasumber  dan mensosialisasikan bahaya nakorba bagi anggota PSHT Sidoarjo.

“Ahamdulillah ,  anggota kami tidak ada yang terlibat dan terkena masalah narkoba. Dengan adanya sosialisasi  narkoba bisa membentengi keluarga, dirinya sendiri dan masyarakat sekitarnya,” ucapnya.  Suwandi yang juga Ketua GMDM DPK Sidoarjo mengatakan, hingga saat ini anggota PSHT Sidoarjo sekitar 3.500 anggota.  Mereka yang diundang pada hari ini, Minggu (17/11/2019) dan sudah positif tercatat dalam tamu undangan mencapai 500 anggota.  Perihal sosialisasi bahaya narkoba tidak hanya terbatas di kalangan anggota PSHT saja. Akan tetapi, juga di sekolah-sekolah dan warga masyarakat. “Rencananya, GMDM akan melakukan sosialisasi sama Bonek dan koordinasi dengan DPD DPD GMDM,” cetusnya.

PSHT yang aktif melakukan serangkaian  kegitan di warga masyarakat desa dan tempat latihan, bakti sosial dan lainnya berjalan dengan baik. Bahkan, komunikasi  dengan  orang tua siswa nyambung terus. “Bisa di warung kopi, ngobrol bareng teman dan kumpul – kumpul bisa saling mengingatkan akan bahaya narkoba dan kita tanggulangi bersama-sama,” ungkap Suwandi.

Menurut Suwandi, ketika berkunjung ke Polres Sidoarjo diberitahu oleh Kanit Narkoba, bahwa tercatat 160 tahanan. Rinciannya,  36 tahanan  reskrim dan 124 tahanan narkoba.

Tren bahaya narkoba dan pemakaian narkoba cenderung selalu naik di Sidoarjo. lalu naik.  Disampaikan Kanit Narkoba, bahwa narkoba sudah melanda anak usia di bawah umur dan usia produktif mencapai 40 persen dari seluruk kasus narkoba.

Namun demikian, di tengah-tengan ancaman darurat narkoba ini, prestasi dari anggota PSHT masih sangat membanggakan. Buktinya, di di Asean Games masih mampu menyumbangkab  8 medali emas.  Sementara itu,   Ketua Cabang PSHT Sidoarjo Priyono menegaskan, pihaknya mendukung adanya sosialisasi yang dilakukan GMDM pada anggota PSHT untuk menanggulangi bahaya narkoba.  “Kami mendukung GMDM memberikan sosialisasi bahaya narkoba bagi anggota PSHT untuk membentengi diri dari bahaya narkoba,” tukasnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.