Tak dapat dipungkiri lagi seringnya razia dilakukan di Hotel Deli Indah yang terletak di Jalan Besar Lubuk Pakam-Perbaungan No. 100 Desa Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deli Serdang tersebut mengukir deretan pengguna Narkoba yang terjaring dalam setiap operasi, namun belum juga dapat mengungkap siapa oknum bandar dan pemasok Narkoba di Hotel milik anggota DPRD Deli Serdang Hendry Dumanter Tampubolon tersebut, sampai akhirnya investigasi yang mendalam dilakukan oleh team Bratapos.com kedalam Hotel dan Discotique Deli Indah.

Anggota DPRD Deli Serdang Hendry Dumanter Tampubolon

Dari Narasumber yang disamarkan namanya, dianggap bernama Silvi Lorenza menggungkapkan bagaimana peredaran Narkoba yang dikendalikan oleh oknum bernama Handoko dengan kaki tangan yang dipasang di Hotel Deli Indah yang notabene juga karyawan Hotel Deli Indah Bernama Lutfi,Dwi dan Andre. Dari kejadian demi kejadian yang berhasil dihimpun team Bratapos.com diungkapkan “pada saat razia kamar 214 tempo hari tertangkap pengunjung yang memakai dan menyimpan Narkoba, saat ditanyakan milik siapa, tamu yang menginap itu mengatakan milik Handoko, lepas mereka kok.” ungkap Silvi Lorenza

“justru yang anehnya ada bencong (waria_red) pegawai situ yang menghantarkan Narkoba kedalam kamar justru tidak ditangkap”Terang Silvi kesal. Saat dipertanyakan tentang prostitusi anak yang menjadi rahasia umum publik, narasumber mengungkapkan ” kalau jual ayam (PSK_red) Lutfi yang terlibat bang, sedangkan jual anak ayam(PSK dibawah Umur_red) itu biasanya pesan ke Dwi dan diteruskan ke Andre sebagai tangan kanan Dwi”. Terang Silvi Lorenza tanpa ragu-ragu menerangkannya

BNN saat Razia Desember 2019 lampau

Badan Narkotika Nasional Deli Serdang juga pernah melakukan penggrebekan di lokasi Hotel Deli Indah Namun tidak berhasil menemukan pengguna maupun pemasok (Bandar_red) Narkoba. Sedangka Fron Pembela Islam belum pernah sama sekali melakukan sweeping Narkoba, minuman keras dan penjualan Anak untuk di perjual belikan sebagai Budak Seks. “mereka (BNN dan FPI_red) ngak mungkin razia diam-diam bang pasti diketahui Handoko, sebab udah dapat bulanan bang…macam ngak faham aja abang kalau itu (razia_red) dilakukan murni untuk menangkap dan memberantas Narkoba serta PSK anak dibawah umur pasti dapat..!” ungkap Silvi Lorenza. Hotel Deli Indah yang menyediakan minuman keras impor dengan kadar alkohol tinggi golongan B dan C tersebut disinyalir tidak memiliki surat izin untuk menyimpan dan memperjualbelikannya “penyimpanan minuman tersebut ada diruangan tersendiri itu bang,ngak dipajang di etalase bar “. Tutup Silvi.

Ketua FPI Deli Serdang, Sulaiman, yang di hubungi guna mempertanyakan “Apakah FPI siap buat melakukan penertiban di hotel Deli Indah jika ditemukan Informasi peredaran narkoba.miras dan PSK anak?. Terkait permasalahan penyakit masyarakat yang dilakoni oleh Hotel Deli Indah dan sudah sangat meresahkan ini terkesan diam dan tidak menjawab sampai berita ini terbitkan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *